Mempersiapkan data untuk SPSS


Mempersiapkan data

Sebelum kita menampilkan data dengan menggunakan SPSS, kita harus mengenal dulu case, variable, dan value. Setiap baris dinamakan case (kasus). Sementara itu, setiap kolom dinamakan variable (peubah). Sedangkan input setiap sel dinamakan value (nilai). Dalam rangka memasukan data (sebelum di

olah), bias langsung ditulis dalam SPSS atau dicopy dari file lain (excel, lotus, dBASE, dan lain-lain.

Berikut ini adalah contoh data yang akan digunakan:
















Ilustrasi kasus yang digunakan pada modul ini adalah mengenai konsumsi beras di Indonesia. Konsumsi beras diasumsikan dipengaruhi oleh

1. harga beras, barang yang bersifat subtitutif (pengganti beras, misalnya jagung), dan nilai tukar riil dipengaruhi oleh tingkat inflasi, di mana penentuan harga dasar gabah dilakukan oleh pemerintah, sedangkan harga beras ditentukan mekanisme pasar.

2. Netto Impor Beras dipengaruhi oleh jumlah produksi beras nasional.

3. Total Konsumsi Beras dihitung dari konsumsi rumah tangga dan di luar rumah tangga.

Maka fungsi total konsumsi beras dapat dituliskan sebagai berikut :

CBRT = f (JPB, NIB, INF)

Sehingga model regresi dapat dituliskan sebagai berikut :

CBRT = β0 + β1 JPB + β2 NIB + β3 INF + _

Di mana :

CBRT adalah total konsumsi beras (ton/tahun)

JPB merupakan jumlah produksi beras (ton/tahun)

β0 adalah Intercept, sedangkan β1, β2, dan β3 adalah parameter

a. Variabel Dependent :

Total Consumsi Beras Rumah Tangga(CBRT) nasional tahun 1975 – 2000

b. Variabel Independent :

  • Jumlah Produksi Beras (JPB) tahun 1975 – 2000
  • Netto Import Beras (NIB) tahun 1975 – 2000
  • Tingkat Inflasi (INF) tahun 1975 – 2000

Comments